Selasa, 21 Januari 2014

MISTERI AWAL MULA KEHIDUPAN

Apa itu “Abiogenesis”? Apa itu “Biogenesis”? Kedua kata tersebut merupakan istilah dalam biologi yang menjelaskan mengenai teori asal usul kehidupan. Teori asal usul kehidupan adalah sebuah teori yang masih berbentuk hipotesa tanpa kesimpulan yang pasti. Teori ini hanyalah sebuah percobaan untuk menjawab keingintahuan manusia tentang asal usul kehidupan. Keingintahuan manusia yang kuat memotivasi para ilmuan untuk berlomba-lomba menemukan teori asal usul kehidupan. Para ilmuan melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan teori tersebut. Tetapi tetap saja hingga kini belum ada kepastian mengenai teori tersebut.
Teori asal usul kehidupan meliputi:
1.    Teori Abiogenesis
Teori ini menyatakan bahwa makhluk hidup beraal dari benda mati. Teori ini dikemukakan oleh Aristoteles (384 – 322 SM) , Aristoteles mengamati ikan-ikan yang berada di sungai dan menyimpulkan bahwa ikan-ikan tersebut berasal dari lumpur. Walaupun ia telah mengetahui bahwa ikan-ikan tersebut menetas dari telur-telurnya tetapi tetap saja Aristoteles berpendapat bahwa ikan-ikan tersebut berasal dari lumpur. Menurut penganut paham abiogenesis, makhluk hidup terjadi begitu saja secara spontan. 
Itu sebabnya, teori abiogenesis disebut juga generation  spontanea. Bila pengertian 
abiogenesis dan generation spontanea digabung, maka konsepnya menjadi makhluk hidup yang 
pertama kali di bumi berasal dari benda mati / tak hidup yang terjadinya secara spontan 
(sebenarnya ini adalah dua teori yang berbeda, tetapi orang sudah kadung salah kaprah). Teori tersebut sebenarnya tidak masuk akal.
Teori Aristoteles didukung oleh: 
·         Antonie Van Leeuwenhoek (penemu mikroskop) mengemukakan bahwa makluk hidup kecil aneh(jasad renik) yang ada direndaman air jerami berasal dari jerami.
·         Harold Urey (1893 M) mengemukakan bahwa kehidupan terjadi pertama kali di atmosfer. Molekul-molekul yang ada di atmosfer tersebut akan berubah menjadi asam amino dengan bantuan petir yang menimbulkan loncatan listrik dan sinar kosmik. Sungguh teori yang jelas-jelas tidak masuk akal dan pantas untuk di bantah. Dalam kenyataannya asam amino hanya diproduksi didalam tubuh tidak mungkin di atmosfir. Di atmosfer hanya ada molekul seperti NH3, H2 dan CH4.
·          Teori Oparin
Oparin sependapat dengan Urey, bawah kehidupan pertama kali terjadi di cekungan pantai dan bahan-bahannya dari lautan.
2.    Teori Biogenesis
Teori ini yang mematahkan teori Abiogenesis. Teori ini menjelaskan bahwa makluk hidup berasal dari makluk hidup yang lain(makluk hidup yang sudah ada sebelumnya). Semboyan teori Biogenesis adalah “omne vivum ex ovo” (makhluk hidup berasal dari telur) “omne vivum ex vivo” (makhluk hidup berasal dari makhluk hidup yang telah ada).
Tokoh Teori Biogenesis adalah:
·         Francesco Redi
Redi merupakan seorang ilmuwan berkebangsaan Italia. Redi merupakan orang pertama yang membantah teori Generatio Spontanea. Ia menggunakan daging segar yang diletakkan di dalam tiga tabung. Jenis tabung I ditutup rapat, tabung II ditutup kain kasa dan tabung III tidak ditutup dan dibiarkan terbuka. Setelah beberapa hari ,Redi mendapatkan hasil eksperimen. Ternyata botol tabung I tidak ada mikroba, tabung II terdapat sedikit mikroba, dan tabung III terdapat banyak mikroba. Dari hasil eksperimen ini, Redi kemudian membuat kesimpulan bahwa mikroba yang berupa belatung yang terdapat pada daging tersebut berasal dari telur lalat yang ditinggalkan pada saat lalat tersebut mengerumuni daging yang membusuk. Dengan eksperimen Redi maka teori Abiogenesis runtuh dan teori asl usul kehidupan yang masuk akal adalah teori Biogenesis.
·         Lazzaro Spallanzani (1765 M)
Spallanzani bereksperimen seperti Redi tetapi ia menggunakan air kaldu. Dan hasil yang ia dapat mirip dengan Redi. Eksperimen Spallanzani memperkuat teori Biogenesis.
·         Louis Pasteur (1864 M)
 Tujuan percobaan Pasteur adalah untuk menguji dan memperbaiki percobaan dari Redi dan Spallanzani. Pasteur menggunakan tabung berleher angsa dengan posisi tertutup (namun masih bisa berhubungan dengan udara) dan diisi dengan air kaldu. Eksperimen dilakukan dengan cara merebus air kaldu hingga mendidih, kemudian air kaldu tersebut didiamkan beberapa saat di dalam tabung leher angsa. Setelah beberapa hari, ditemukan bakteri yang tumbuh di air kaldu tersebut. Eksperimen ini juga memperkuat teori Biogenesis.
 
Teori diatas jelas berbeda dengan apa yang telah Allah firmankan dalam Al-Qur’an. Kita sebagai pelajar boleh mempelajari teori-teori yang dikemukakan tokoh-tokoh tersebut tetapi kita hanya boleh meyakini dengan dasar yang telah di tetapkan Allah.
Sumber :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar